Saat dunia seolah berjalan l..a..m..b..a..t
Hanya ada riuh rendah kicau burung dan gemerisik dedaunan
Angin berdesir, menghembuskan kesejukan udaranya
Ah, sepotong pancake hangat membuat sempurna ketenangan ini...
Akhirnya rencana ngabur ke Bandung terlaksana. Sungguh bukan kota atau lingkungan yang asing. Tapi Bandung masih menawarkan ketenangan yang gw butuhkan untuk melepas penat rutinitas. Setidaknya Bandung masih menawarkan sebuah ruang untuk "bernafas" sejenak dari segala tuntutan hidup. Yeah, setidaknya Bandung juga masih memberikan ruang kebebasan bagi gw untuk ngangkot dengan kaos kutang lusuh dan celana pendek jeans robek-robek! Hehe...
Sederhana saja, gw cuman numpang tidur aja, kok, di sini. Walau tidur itu harus di ranjang kecil, berbagi dengan adik tercinta. Nggak ada Mama yang masak, tapi jajanan-jajanan di pinggir jalan mampu menjadi obat ampuh untuk kerinduan masa kuliah dulu.
Rencananya besok pagi gw dan adik gw "Tya" bakal lari pagi di Sabuga. Waahhh...akhirnya menginjakkan kaki lagi di kampus ITB. Gw benaran suka lho dengan suasananya...hehe, apalagi dengan adik-adik mahasiswanya...mahasiswa kampus Teknik memang punya pesona tersendiri di balik kerumitan "wajah" mereka... (peace!)
Duh, mendadak jadi kangen kampus sendiri. Tapi UI sudah berevolusi menjadi sosok bangunan yang modern, semoga tak angkuh pula sikapnya. Kangen...kangen malam-malam larut yang dilalui "terpaksa" demi kesuksesan UTS dan UAS. Hanya terdengar sayup-sayup suara ketikan keyboard, dan canda tawa dari kos tetangga (baca: kos anak cowok yang geliat kehidupannya baru dimulai lewat pukul 10 malam!). Waahhh...seribu satu cerita kenangan mahasiswa tak dapat dilukiskan dengan sebuah gelar pendidikan! Sungguh menyedihkan orang-orang yang hanya mencari embel-embel 'sarjana'...
Sebenarnya entah kenapa buat gw yang ngangenin bukan pemandangan wisudawan/wati mengenakan toga (walaupun gw sendiri memang sengaja mangkir dari perayaan kelulusan dan kabur ke Hong Kong, hehe...), melainkan pemandangan jemuran pakaian dalam warna-warni minta dicolong, wajah cowok-cowok lucu Fakultas Hukum yang lagi ngaso di "warung" Oscar (daerah Barel), barisan komputer di warnet (saksi bisu kekejaman tugas kuliah dan skrip-shit!), jalur lintasan kereta api (hah?!), bis kuning, dan...dan...dan masih banyak "pemandangan" lainnya yang begitu sulit dideskripsikan dengan kata-kata...
Well, gw ingin memejamkan mata sebentar. Malam minggu di Bandung pasti akan semeriah pasar malam. Walau ujung-ujungnya mampir ke Mall sebentar, tapi gw senang, setidaknya ini bukan Jakarta dengan arogansi kendaraan bermotor-nya! Eh, di Bandung juga ada yang arogan, hehe, angkotnya!
So, lets chill out tonight. Ngangkot nggak masalah, nyendal jepit sudah biasa... :)

No comments:
Post a Comment