(sekedar wacana iseng)
Ya, begitu lah ia dipanggil. Ms.Social Climber. Sekilas terdengar "cool", pakai Bahasa Inggris gitu loh! Namun, sejatinya, tak ada pula yang bisa dibanggakan dalam menyandang status ini. Yeah, Miss Social Climber alias "someone seeking social prominence by obsequious behavior" (sumber: word web online).
Keterbatasannya dalam memahami Bahasa Inggris mungkin memberikan jarak yang besar bagi dirinya terhadap pengertian istilah Ms.Social Climber tersebut. Tak ingin peduli, dan akhirnya meneruskan langkahnya yang "overacting" alias lebay.
Ya, Ms.Social Climber itu cenderung lebay dalam sejumlah hal. Lebay dalam menceritakan dirinya, lebay dalam mendefinisikan kehidupannya, lebay dalam menuntut pengakuan.
Ya, Ms.Social Climber sangat membutuhkan pengakuan. Pengakuan bahwa dia "bagus" dalam segalanya; intelektualitas, gaya hidup, selera berpakaian, hingga pusat pergaulan, dan...tentunya masih banyak hal lain, mulai dari yang penting dan tidak penting. Pada dasarnya, ia hanya membutuhkan decak kagum Anda. Jadi, ladeni saja "tuntutan"-nya tersebut.
Apalagi? Banyak! Ingin tahu lebih banyak lagi? Temui saya. Cukup satu orang saja tapi rasanya membuat "neraka" semakin dekat. Perilakunya sudah bisa menggambarkan kesempurnaan sosok Ms.Social Climber. Penasaran? Untuk awalnya boleh saja penasaran, tapi mohon jangan dipelihara terlalu lama...bisa sakit jiwa!
Yuk, mari kita dengarkan saja ia bercerita. Dengarkan saja. Biarkan mulutnya sendiri yang menancapkan status "social climber" di wajahnya.
Atau Anda juga sudah punya satu?
Bagaimana, sempat punya keinginan untuk menampar dirinya?
Ah, sudah lah...biarkan Ms.Social Climber sengsara dalam segudang kepalsuan dirinya...
Deal! :)

No comments:
Post a Comment